Nikmatnya Hidup Sehat Bersama Al-Qur'an

Oleh : Kyai Ageng Khalifatullah Malikaz Zaman

Para, Ikhwan dan akhwat yang Dikasih Sayangi Allah. Marilah kita sampaikan Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala atas segala nikmat-Nya. Terutama nikmat Iman, Taqwa dan Tawakal Pada-Nya Yang Tiada Tara. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, sahabatnya, dan semua orang-orang yang istiqamah di atas ajarannya hingga hari kiamat tiba.

Sebagaimana kita ketahui dalam ajaran Islam, Kesehatan adalah hal yang penting, ia merupakan nikmat besar yang harus disyukuri oleh setiap hamba. Terkait pentingnya kesehatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari:)

Ibnul Jauzi mengatakan bahwa terkadang seseorang memiliki badan yang sehat, akan tetapi ia tidak memiliki waktu luang karena sibuk dengan mata pencahariannya. Terkadang seseorang memiliki waktu luang namun badannya tidak sehat. Nah, Apabila kedua nikmat ini (waktu luang dan badan yang sehat) dimiliki oleh seseorang, lalu rasa malas lebih mendominasi dirinya untuk melakukan ketaatan kepada Allah; maka dialah orang yang tertipu. (Fathul Bari bi Syarhi Shahihil Bukhari: 14/184).

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Maka, kajian Webinar kita kali ini bertajuk " Nikmatnya Hidup Sehat Bersama Al-Qur'an.”

Tajuk kajian kita ini juga mengacu pada UU 36 tahun 2009 tentang Kesehatan menyatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Jadi, yang kita maksud dengan Sehat Lahir Batin Bersama Al-Qur'an dalam Kajian kita malam ini adalah mengacu pada UU 36 tahun 2009 tentang Kesehatan tersebut di atas, yakni meliputi :

  1. Sehat Fisik/Jasmani
  2. Sehat Mental
  3. Sehat Spiritual
  4. Sehat Sosial

Menjadi Muslim yang Sehat Jasmani dan Rohani adalah dambaan setiap orang. Kesehatan kita baik jasmani maupun rohani adalah nikmat dari Allah yang harus kita syukuri.

Jasmani dan Rohani dalam dirinya Manusia dirancang Oleh Allah untuk Beribadah, Bergerak, Bekerja, Mengolah dan Memakmurkan Bumi , ketika tidak digunakan dan difungsikan maka badan Manusia menjadi Sakit.

Karena pentingnya menjaga kesehatan inilah, Al-Qur’an pun memberikan sejumlah tuntunan bagaimana menjaga kesehatan agar dengan nikmat sehat itu, manusia bisa beribadah bukan hanya ibadah mahdhah secara kuantitas namun juga ibadah-ibadah sosial lain yang tak kalah penting dan berkualitas.

Ada banyak ayat yang membicarakan perihal kesehatan dalam Al-Qur’an. Sebagaimana dapat kita pelajari dari Firman Allah berikut ini,

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Dan kami turunkan Al-Qur’an sebagai penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS al-Isra : 82).

Bahkan, bila kita cermati berbagai ayat dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan kesehatan, Nampak bahwa perhatian Al-Qur’an terhadap kesehatan lebih komprehensif; tak terbatas hanya kesehatan fisik/ lahir/ jasmani yang terlihat secara kasat mata, namun juga bagaimana manusia bisa mencapai sehat sebenarnya yaitu sehat secara mental, psikis yang mana akhir-akhir ini tema kesehatan mental sedang menjadi isu sentral.

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Terhindar Penyakit

Ajaran Islam sangat menekankan kesehatan jasmani. Agar tetap sehat,  setidaknya ada 5 hal yang perlu dijaga dan diperhatikan, yaitu:

  1. Makanan Halal dan Bergizi
  2. Olahraga
  3. Baca Al-Qur’an
  4. Puasa
  5. Sedekah

Makanan Halal dan Bergizi: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa mengingatkan agar umat Islam mengkonsumsi makanan yang halal dan bergizi. Sebab makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi kesehatan dan diterima atau tidaknya do’a.

Makanan yang halal adalah yang didapat dan diolah sesuai dengan syariat Islam. Tentu saja selain halal, makanan juga harus bergizi, agar bermanfaat bagi tubuh dan juga kesehatan. Hukum memakan makanan halal merujuk pada Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 88, yang artinya: “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al-Maidah: 88)

Olahraga: Rasulullah seperti dalam riwayat Bukhari dan Muslim menganjurkan orang tua untuk mengajarkan anaknya berenang, menunggang kuda, dan memanah. Bahkan, dalam riwayat lainnya, Nabi Muhammad juga melakukan lomba lari dengan istrinya, Aisyah.

Manfaat Baca Al-Quran Bagi Kesehatan: membaca dan mendengarkan Al-Quran dapat memberikan efek positif bagi kesehatan. Hal itu dibuktikan oleh penelitian Klinik di Florida, Amerika Serikat.

Penelitian yang dilakukan oleh, Dr Ahmed Al-Qadhi menyatakan, membaca atau memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran saja sudah dapat memberikan perubahan fisiologis yang besar bagi tubuh manusia.

Bagi yang melantukan Al-Quran , manfaat lain ialah Anda akan merasakan efek relaksasi. Nah, hal itu sangat bermanfaat untuk menormalkan tekanan darah dan denyut jantung. Proses relaksasi yang merangsang pengaktifan sekaligus pengendalian saraf otonom (saraf simpatis dan parasimpatis) sehingga akan menciptakan tekanan darah juga denyut jantung yang stabil.

Puasa : Tentang manfaat puasa ini, Nabi Saw bersabda, "Shumu Tashihhu; Puasalah niscaya kamu akan sehat" (HR. al-Thabrani). Dalam hadits yang lain, Nabi Saw bersabda : "Perut adalah rumah penyakit, dan pengaturan makanan adalah obat utamanya." (Sahih-Muslim).

Puasa merupakan bentuk penyembuhan alamiah yang paling lama dikenal manusia. Metode yang dilaksanakan berkisar dari tidak memakan suatu jenis makanan tertentu selama periode waktu tertentu, sampai dengan pantangan secara total terhadap semua jenis makanan dan minuman selama periode yang lama.

Sedekah : "Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan bersedekah” (Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih al-Jami’).

Dengan demikian, bersedekah, selain akan membuat harta kita berkah dan bermanfaat, juga bisa menjadi wasilah datangnya kesembuhan dari Allah Swt atas penyakit yang diderita.

Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam 

Kesehatan mental dari perspektif Islam merupakan suatu kemampuan diri individu dalam mengelola fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian dengan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitarnya secara dinamis berdasarkan Al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai pedoman hidup menuju ke kebahagiaan dunia dan akhirat. 

Maka, untuk mendapatkan kesehatan mental, kita wajib mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan melalukan 7 hal yang dianjurkan Al-Qur’an dan Sunnah, yaitu:

  1. Shalat,
  2. Zikir,
  3. Membaca Al-Qur'an,
  4. Qiyamul Lail,
  5. Puasa,
  6. Ibadah Haji atau Umroh,
  7. Silaturrahmi kepada Ulama Hikmah dan Ahli Zikir

Ketika melakukan ketujuh hal tersebut, niscaya hati dan jiwa akan merasakan ketenangan serta ketentraman yang mendalam.

Kesehatan Spiritual untuk Hidup yang Lebih Berkualitas

Kesehatan spiritual merupakan satu diantara elemen terpenting dalam melihat baik-buruknya kualitas hidup seseorang.

Namun sayangnya hari ini, banyak orang yang lebih memperhatikan kesehatan fisik sebagai hal yang wajib dipenuhi tanpa memperhatikan kondisi kesehatan spritualnya.

Hal ini terlihat dari betapa khawatirnya seseorang tatkala dirinya atau keluarganya mendapat penyakit. Penanganan medispun segera dijalani dalam menangani permasalahan penyakit. Hal tersebut tidak salah dan seperti itulah seharusnya.

Namun sedikit orang yang sadar bahwa disamping kesehatan fisik, kesehatan spiritual merupakan suatu hal yang teramat penting untuk diperhatikan dalam rangka meraih hidup yang lebih berkualitas.

Kesehatan spiritual mencakup mental yang sehat, ketenangan hati, pikiran atau perasaan dari rasa cemas, was-was dan ketakutan yang berlebihan. Kesehatan spiritual juga mencakup bersihnya hati dari penyakit-penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, takabur, keinginan untuk memperkaya diri dengan cara yang tidak halal dan lain-lain.

Elemen kesehatan spiritual lain yang paling penting yaitu dekatnya individu dengan sang penciptanya melalui rutinitas ibadah ritual keagamaan. Untuk mencapai itu semua maka pendekatan ruhani dengan mengkedepankan nilai-nilai spiritualitas keagamaan menjadi hal yang sangat penting.

7 Cara Mendapatkan Kesehatan Spiritual

  1. Kenali Diri
  2. Tingkatkan Kekuatan Iman
  3. Tingkatkan Kualitas Ibadah
  4. Berpikir Positif
  5. Sabar
  6. Menghadiri Majelis Zikir
  7. Rekreasi Spiritual

Kesehatan Sosial Ternyata Penting untuk Jiwa dan Raga

Memiliki hubungan baik dengan teman atau keluarga ternyata lebih dari sekadar memperkaya kehidupan sosial Anda. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial yang kuat merupakan kunci bagi keseluruhan kesehatan dan pribadi seseorang.

Hubungan sosial terbukti bisa memperkuat fungsi kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan menimbulkan rasa bahagia sehingga mengurangi risiko depresi. Dengan kata lain, kesehatan sosial berkaitan erat dengan kesehatan jiwa dan raga.

Jadi yang dimaksud denyan Sehat Sosial adalah kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain secara baik atau mampu berinteraksi dengan orang atau kelompok lain tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, atau kepercayaan, status sosial, ekonomi, politik.

Maka, dapatlah kita pahami mengapa,  Ibadah seorang Muslim tidaklah lengkap tanpa keseimbangan antara melaksanakan  habluminallah dan habluminannas.

Pasalnya, Islam bukanlah agama yang memerintahkan untuk hanya cukup beribadah saja kepada Allah tanpa memikirkan kehidupan dunia dan menjaga hubungan baik sesama muslim, begitu pun sebaliknya tidak juga hanya mengejar baik dengan manusia saja sebagai sesama makhluk sosial, tapi juga harus dalam ibadah kepada Allah.

Maka, setiap ibadah yang diperintahkan Allah adalah untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara seimbang. Hubungan vertikal yaitu hubungan kita kepada Allah (Hablumminallah), sedangkan hubungan horizontal adalah hubungan kita kepada sesama makhluk Allah (Hablumminannas), serta hubungan kita dengan alam sekitar.

Semoga pertemuan kita dalam Webinar ini diberkahi Allah serta dapat memberi inspirasi kepada kita semua betapa pentingnya menjaga kesehatan sesuai dengan tuntutan Al-Qur'an dan Sunnah.

Wa billahi Taufik wal Hidayah

Wa a'fu minkum

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama