JIKA INGIN KELUAR DARI KESULITAN EKONOMI, SEGERA TOBAT ๐Ÿ‘



JIKA INGIN KELUAR DARI KESULITAN EKONOMI, SEGERA TOBAT ๐Ÿ‘

Jakarta, JENIUSNET.- Saudaraku...❤Barangkali  Anda merasa sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menjemput rezekinya, akan tetapi jalan buntu selalu menghadang ? Kondisi kehidupan tidak juga berubah, bahkan terasa makin SULIT.

Sempitnya rezeki, macetnya usaha, susahnya mendapatkan pekerjaan memang bukan hal yang mudah dihadapi bagi sebagian orang. Beragam cara dilakukan untuk mencari jalan penyelesaian; dari yang lurus-lurus saja hingga ada yang gelap mata sampai rela menerobos rambu-rambu agama.

Saudaraku...Bila Anda sudah bosan dengan sulitnya Rezeki, letih dengan kesulitan hidup, jenuh hidup menganggur, maka SEGERALAH BERTOBAT. Ya..Bertobat, Beristighfar dan memohon ampun pada Allah Swt. adalah cara tepat yang diajarkan dalam Islam agar kita bisa KELUAR dari KRISIS REZEKI.

Imam Ali  Kwj berkata, “Ketika rezekimu sempit maka meminta ampunlah dan beristighfar kepada Allah swt sehingga Dia melimpahkan rejekimu.”

Serta Allah Swt berfirman dalam Q.S Hud, ayat 3 : “Dan hendaklah kalian memohon ampunan kepada Rabb kalian dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepada kalian sampai waktu yang telah ditentukan…”

Dari nasehat Imam Ali Kwj dan ayat al-Quran ini, bisa dipahami bahwa BERISTIGHFAR itu mempunyai pengaruh dalam kehidupan kita dan ia mempunyai kekuatan tersendiri dalam mengubah keadaan kita sebagai manusia. Lalu yang harus diperhatikan selanjutnya adalah memohon ampun secara berkesinambungan dan dengan hati merendah kepada Keagungan Allah SWT.

Saudaraku...PERTOBATAN adalah aktivitas meninjau atau menelaah tindakan-tindakan yang pernah diperbuat dan menyesali kesalahan-kesalahan pada masa lampau, yang disertai dengan komitmen untuk berubah menjadi lebih baik. Maka, pertobatan adalah mekanisme dasar pertumbuhan pribadi dan masyarakat, mengarahkan kita melalui jalur evaluasi diri yang jujur, dan seringkali tidak nyaman.

Artinya, Pertobatan, adalah proses yang digunakan untuk memperbaiki tindakan merusak dengan mengembalikan kita ke DIRI SEJATI kita - komitmen untuk cinta yang berani dalam kebenaran - dan jauh dari kebutuhan ego-diri untuk mendominasi dan mengendalikan, yang merupakan sikap yang menyebabkan tindakan penghancuran. Ini adalah perubahan yang kuat, yang merupakan tujuan dari semua latihan spiritual.

Jadi BERTOBAT adalah Kembali Ke Titik Nol: Mendekap Rahmat Ilahi, Menembuskan Doa ke Langit. Back to ZERO Comeback to HERO. Salah diujung jalan kembali ke pangkalan. Mendayung biduk Ke Hulu Mencari Air yang jernih. Hijrah dari KEGELAPAN kepada CAHAYA. Tidak hanya mendapat ampunan, seorang yang bertaubat akan naik level menjadi kekasih Allah swt. Allah Mencintai orang yang bertaubat seakan mereka tak pernah melakukan keburukan apapun. Sungguh Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

“Sungguh, Allah Mencintai orang yang tobat dan Mencintai orang yang menyucikan diri.” (QS.Al-Baqarah:222).

Yuk...SEGERA kita Bertaubat. Semoga kita mendapat limpahan kasih sayang Allah dan memberi SOLUSI Terbaik kepada kita. Agar kita menjadi orang-orang yang beruntung. Agar kita kelak menghadap-Nya dengan catatan amal yang bersih dari noda dosa. Maka bertobatlah, sebelum pintunya tertutup, sebelum kehidupan dunia berakhir bagi kita, atau matahari terbit dari barat.***Wallahu ‘alam bish-shawab. (az)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama